Analisis Pelaksanaan Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.59061/guruku.v4i3.1449Keywords:
BK Implementation, BK Teacher, Guidance and Counseling, Junior High School, Student DevelopmentAbstract
The purpose of this study is to examine the implementation of counseling services at a public junior high school in the city of Medan. The method used is descriptive qualitative, and data collection was conducted through interviews with educators who directly understand the implementation of counseling services at the school. Based on the research results, the implementation of counseling services is carried out through classical guidance, individual counseling, and coordination between counseling teachers, homeroom teachers, and subject teachers. However, counseling services still tend to be reactive, focusing on discipline and learning problems, while activities for developing talents, interests, and careers have not been well implemented. There are four counseling teachers at the school with a total of about 943 students. In addition, some students still view counseling services as only for students who have problems, so the level of openness to seek guidance has not been optimal. The development of preventive and career-focused counseling programs is needed so that the services can support the students' development comprehensively.
References
Aisyah, S., Rasimin, R., & Yusra, A. (2022). Persepsi siswa terhadap tugas guru BK dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Tri Sukses Boarding School Jambi. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 5599-5607. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9167
Ariyanti, S. N., Astuti, I., & Siringo Ringo, T. G. (2024). Peran penting guru bimbingan dan konseling dalam perkembangan peserta didik di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 1234-1243. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.6081
Azmi, D. N., Mahardika, I. K., Mutmainah, N., & Lestari, P. (2023). Pengertian perkembangan dan pertumbuhan anak usia SMP ditinjau dari pemahamannya terhadap pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27171-27176. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11021
Azwar, B. (2023). Peran guru BK dalam mengembangkan bakat minat dan potensi belajar siswa kelas X. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(6), 2509-2518. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6
Bidayah, A., Syukur, Y., & Ahmad, R. (2023). Kendala pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah serta solusinya. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(4), 120-125. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i4.17249
Dalimunte, Y. P., dkk. (2023). Mengubah stigma negatif peserta didik terhadap guru bimbingan konseling melalui layanan informasi di MTs N 1 Labuhanbatu. Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan. https://doi.org/10.24905/cakrawala.v17i1.367
Fitriani, E., Neviyarni, N., Mudjiran, M., & Nirwana, H. (2022). Problematika layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 1(3), 174-180. https://doi.org/10.24036/nara.v1i3.69
Hakim, R., Ahmad, R., & Syukur, Y. (2023). Hambatan dalam penyusunan dan pelaksanaan program BK di SMA. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 7703-7711. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3014
Liza, N., & Syahrial, A. (2023). _Peranan guru bimbingan dan konseling dalam pemberian layanan informasi untuk mengembangkan perilaku jujur siswa_. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 381–394. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.460
Liza, N., & Wahyuni, S. (2023). Peranan guru bimbingan dan konseling (BK) dalam pemberian layanan informasi untuk mengembangkan perilaku jujur siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 381–394. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.460
Lubis, W., Simaremare, A., Irawan, M., & Pristanti, A. N. (2025). Profesi kependidikan. CV. Obelia Publisher.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nove, A. H., Basuki, A., & Sunaryo, S. A. I. (2024). Hambatan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 4(2), 45-52. https://doi.org/10.37304/pandohop.v4i2
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Rahmah, M., Fadila, F., & Hartini, H. (2024). _Persepsi Siswa terhadap Guru BK dalam Memberikan Pelayanan Informasi di SMP 8 Sarolangun_. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Rizky, A., dkk. (2024). _Stigma negatif pada guru BK karena etika profesi bimbingan dan konseling yang tidak terlaksana_. BKMB: Jurnal Bimbingan Konseling dan Media Bimbingan.
Rizky, A., dkk. (2025). _Upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan interaksi sosial siswa di sekolah_. An-Nur: Jurnal Pendidikan dan Konseling. https://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v10i3.9522
Sari, D. P. (2024). _Persepsi siswa terhadap guru BK dalam memberikan pelayanan informasi di SMP 8 Sarolangun_. JPTAM: Jurnal Pendidikan Tambusai.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.
Yusfira, N. E., & Suherman, U. (2026). Stigma dan persepsi terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah: Sebuah systematic literature review. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(1), 126–133. https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.19022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 GURUKU : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






