Membangun Budaya Organisasi Sekolah yang Inklusif melalui Kepemimpinan Siswa yang Adaptif di SMK Darussalam 2 Pamulang

Authors

  • Kahfi Pratama Universitas Pamulang
  • Gili Nugroho Universitas Pamulang
  • Indah Tatika Universitas Pamulang
  • Anna Bariyatul Sholihah Universitas Pamulang
  • Maria Afrita Universitas Pamulang
  • Shafa Hana Kamila Universitas Pamulang
  • Muhibudin Mutawali Universitas Pamulang
  • Lili Nurlaili Universitas Pamulang
  • Imas Masriah Universitas Pamulang
  • Akhirudin Akhirudin Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.59061/abdimasterapan.v4i1.1424

Keywords:

Adaptive Student Leadership, Bullying, Inclusive School, School Organizational Culture, Social Tolerance

Abstract

Bullying in inclusive schools remains a problem that affects students’ psychological conditions and learning processes, especially for children with special needs. Forms of bullying include verbal, physical, and psychological actions, indicating that the school culture has not been fully inclusive and respectful of diversity. Therefore, strengthening an inclusive school organizational culture through adaptive student leadership is necessary to create a safe, supportive, and participatory learning environment. This Community Service Program conducted by students of the Master of Educational Management Program, Universitas Pamulang, at SMK Darussalam 2 Pamulang aimed to build an inclusive school organizational culture through the development of adaptive student leadership. The activities were carried out through diversity value socialization, leadership training, mentoring, and strengthening positive social interactions among students. The results showed an increased awareness among students regarding the importance of tolerance, empathy, and cooperation in school life. This program is expected to support the creation of a more inclusive, conducive, and diversity-respecting school culture.

References

Anggraini, T., & Prasetyo, B. (2021). Pendidikan karakter berbasis toleransi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Moral, 11(2), 134–145.

Arifin, Z., & Maulana, R. (2021). Penguatan pendidikan karakter dalam membangun budaya sekolah inklusif. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 115–124.

Damayanto, A., Prabawati, N., & Jauhari, M. N. (2020). Bullying terhadap anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Jurnal Pendidikan Inklusi, 4(1), 45–53. https://doi.org/10.17977/um031v6i22020p104-107

Fadillah, R., & Arifin, M. (2020). Pendampingan sosial dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah. Jurnal Konseling Pendidikan, 8(2), 87–96.

Hadi, S., & Permatasari, R. (2022). Pengaruh budaya sekolah terhadap perilaku sosial peserta didik. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan, 13(1), 58–69.

Hidayah, N., & Kurniawan, D. (2023). Kepemimpinan siswa adaptif dalam membangun budaya organisasi sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 15(1), 44–56.

Kurniasih, E., & Ramadhan, A. (2023). Penguatan nilai inklusivitas dalam organisasi siswa sekolah. Jurnal Pendidikan Remaja, 4(2), 73–84.

Lestari, Y., & Firmansyah, D. (2024). Model pengembangan sekolah inklusif berbasis kepemimpinan siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 50–62.

Maulana, F., & Siregar, H. (2024). Budaya organisasi sekolah inklusif dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan, 11(1), 77–89.

Putra, A., & Hidayat, T. (2023). Inclusive leadership dalam pengembangan sekolah ramah anak. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 9(3), 120–132.

Rahman, I. (2022). Pendidikan inklusif dan pembentukan karakter siswa di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Nasional, 18(2), 95–106.

Rahmawati, S. (2021). Strategi penguatan nilai toleransi dalam pendidikan inklusif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1), 67–75.

Ribbany, M., & Wahyudi, A. (2016). Fenomena bullying pada sekolah inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus, 5(2), 101–110.

Saputra, R., & Lestari, D. (2021). Peran sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(3), 141–150.

Sari, D., & Nugroho, Y. (2022). Program anti-bullying dalam menciptakan budaya sekolah yang aman. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(2), 55–66.

Setiawan, A., & Fitriani, N. (2024). Implementasi budaya organisasi sekolah berbasis inklusivitas. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 8(1), 32–41.

Utami, P., & Hendra, M. (2022). Pengembangan empati siswa melalui kegiatan pendidikan karakter. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 90–101.

Wijaya, F. (2021). Pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(1), 70–81. https://doi.org/10.24235/edueksos.v9i1.6420

Yusuf, M., & Kamilah, S. (2023). Pencegahan diskriminasi sosial di sekolah melalui pendekatan kolaboratif. Jurnal Pendidikan Multikultural, 7(2), 88–99.

Zulfikar, A., & Nuraini, L. (2024). Kepemimpinan adaptif siswa dalam organisasi sekolah modern. Jurnal Kepemudaan dan Pendidikan, 5(1), 25–37.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Kahfi Pratama, Gili Nugroho, Indah Tatika, Anna Bariyatul Sholihah, Maria Afrita, Shafa Hana Kamila, … Akhirudin Akhirudin. (2026). Membangun Budaya Organisasi Sekolah yang Inklusif melalui Kepemimpinan Siswa yang Adaptif di SMK Darussalam 2 Pamulang. ABDIMAS TERAPAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan, 4(1), 21–35. https://doi.org/10.59061/abdimasterapan.v4i1.1424

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.