Manajemen Kolaboratif dalam Penanganan Kemiskinan sebagai Upaya Pencapaian SDGs di Indonesia

Authors

  • Frea Rifda Zuleyka Universitas Negeri Surabaya
  • Andra Wahyu Mulyo Wicaksono Universitas Negeri Surabaya
  • Meirinawati Meirinawati Universitas Negeri Surabaya
  • Indra Devian Lumban Gaol Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59061/dinamikapublik.v4i2.1428

Keywords:

Collaborative Management, Poverty, Public Management, SDGs, Sustainable Development

Abstract

Poverty remains a major problem in Indonesia due to its complex and multidimensional nature, which is closely interconnected with various aspects of community life. This study aims to analyze the application of collaborative management in poverty alleviation as an effort to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. The research employs a descriptive method with a qualitative approach through the collection of data from journals, online media, official documents, and various information sources available on the internet and social media. The findings indicate that poverty alleviation programs are more effective when implemented through collaboration among the government, the private sector, and the community. The government is responsible for policy formulation and program provision, the private sector contributes through Corporate Social Responsibility (CSR) initiatives, while the community plays a role in program implementation and monitoring. This collaborative approach has a positive impact on the achievement of the SDGs, particularly in relation to no poverty, decent work and economic growth, and reduced inequality. However, several challenges still exist, including weak coordination among stakeholders, sectoral ego, and limited capacity of the involved actors, which hinder optimal implementation.

References

Al-Amin, T. (2009). Peran modal sosial dalam program penanggulangan kemiskinan. Realita, 14(1), 49–64. https://doi.org/10.30762/realita.v14i1.234

Anto Rola Pola, et al. (2026). Manajemen publik: Teori, praktik, dan tantangan kontemporer.

Awwaluddin, M., Ibad, A., & Huda, B. (2023). Implementasi program corporate social responsibility Bank Jatim Surabaya berbasis pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan produktivitas usaha mikro kecil menengah. Ekoma, 3(1), 462–475. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i1.2510

Badan Pusat Statistik Indonesia. (n.d.). Jumlah dan persentase penduduk miskin menurut provinsi. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/UkVkWGJVZFNWakl6VWxKVFQwWjVWeTlSZDNabVFUMDkjMw==/jumlah-dan-persentase-penduduk-miskin-menurut-provinsi--2024.html?year=2023

Dari, D. W., Apriliyani, D., & Handayani, W. (2022). Implementasi pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta berbasis tata kelola kolaboratif dalam program Gandeng Gendong. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 1–8.

Dzulqarnain, G. Z., Meigawati, D., & Basori, Y. F. (2024). Implementasi program sustainable development goals (SDGs) dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Sukabumi. Jurnal Ilmu Administrasi, 9(1), 109–116.

Ferezagia, D. V. (2018). Analisis tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 1(1). https://doi.org/10.7454/jsht.v1i1.6

Haerana. (n.d.). Network governance: Strategi kolaboratif dalam pengentasan kemiskinan pedesaan.

Handayani, N., Risyanti, R., & Simangunsong, F. (2023). Collaborative governance dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Wahana Bhakti Praja, 13(1), 66–77. https://doi.org/10.33701/jiwbp.v13i1.3329

Jacobus, E. H., Kindangen, P., & Walewangko, E. N. (2018). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan rumah tangga. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 19(7), 1–16. https://doi.org/10.35794/jpekd.19900.19.7.2018

Lawelai, H., & Nurmandi, A. (2023). Jurnal ranah publik Indonesia kontemporer.

Muharram, M. (2026). Analisis kebijakan publik dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern. Jurnal Kebijakan Publik, 6(2), 155–162.

Mukorrobah, N. K. (2025). Kenali 17 tujuan SDGs dan penjelasannya. https://unair.ac.id/kenali-17-tujuan-sdgs-dan-penjelasannya/

Newig, J., Challies, E., Jager, N. W., & Kochskaemper, E. (2018). The environmental performance of participatory and collaborative governance: A framework of causal mechanisms. Public Administration Review, 46(2), 269–297. https://doi.org/10.1111/psj.12209

Peluang, T. (n.d.). Integrasi good amil governance dan sustainable development goals (SDGs): Tantangan dan peluang. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(2), 112–129.

Pratama, I. N. (2023). Skema pengentasan kemiskinan ditinjau dari perspektif collaborative governance di Kota Mataram. Jurnal Komunikasi dan Kebijakan, 10(1), 61–77. https://doi.org/10.59050/jkk.v10i1.221

Rahayu, S. E., & Febriaty, H. (n.d.). Upaya pengentasan kemiskinan menuju pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. 50–64.

Sherly, et al. (2020). Pengantar manajemen publik dan bisnis.

Yandri, P., & Juanda, B. (2018). Memahami karakter kemiskinan perkotaan dengan pendekatan observasional. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 19, 75–84. https://doi.org/10.18196/jesp.19.1.4276

Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. Quanta, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Frea Rifda Zuleyka, Andra Wahyu Mulyo Wicaksono, Meirinawati Meirinawati, & Indra Devian Lumban Gaol. (2026). Manajemen Kolaboratif dalam Penanganan Kemiskinan sebagai Upaya Pencapaian SDGs di Indonesia. Dinamika Publik: Jurnal Manajemen Dan Administrasi Bisnis, 4(2), 133–141. https://doi.org/10.59061/dinamikapublik.v4i2.1428

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.